TERUNA Rilis Album Ketiga “A Day At The Museum”: Perjalanan Emosional Melalui 15 Karya Penuh Cerita
![]() |
| TERUNA | sumber gambar: instagram.com/tforteruna |
TERUNA Rilis Album Ketiga “A Day At The Museum”: Perjalanan Emosional Melalui 15 Karya Penuh Cerita
SOUND FLOWN - Band alternatif pop-rock TERUNA kembali menghadirkan karya terbaru mereka lewat album ketiga yang diberi judul “A Day At The Museum”. Dirilis di seluruh platform digital, album ini berisi 15 lagu yang mencerminkan eksplorasi musikal, perjalanan emosi, serta kisah-kisah personal yang berhasil dikemas menjadi pengalaman mendengar yang kaya dan penuh warna.
Jika pada album pertama TERUNA memperkenalkan diri kepada publik, dan album kedua mengajak pendengar untuk berpesta, maka di album ketiga ini TERUNA mengundang pendengarnya untuk melakukan perjalanan lebih dalam: memasuki “museum” dalam hidup masing-masing.
Layaknya museum yang menyimpan banyak kenangan, benda, dan cerita, TERUNA menghadirkan lagu-lagu yang memotret kejadian-kejadian yang mereka alami, merangkumnya menjadi sebuah karya yang terasa lebih personal dan matang.
15 Lagu, 15 Ruangan Cerita
“A Day At The Museum” menghadirkan perjalanan musikal yang tidak hanya luas, tetapi juga emosional. Berikut daftar lagu lengkapnya:
-
Before We Go To The Opera
-
Manusia Paling Munafik
-
Prettiest.. Dream
-
Braga
-
Nuansa
-
Gengsi (feat. Carla Vania)
-
She Say Yes
-
22.55
-
Pelupa
-
Tujuan
-
Sumarah
-
Layla
-
Take Me Out (feat. Zufari)
-
Until We Meet Again
-
Selamat Tinggal Untuk Kita Dan Peristiwa
Tracklist ini memperlihatkan keberanian TERUNA bereksperimen, baik dalam tema, aransemen, maupun pemilihan bahasa. Album ini memuat 9 lagu berbahasa Indonesia, 5 lagu berbahasa Inggris, dan 1 komposisi rock orchestra, menciptakan dinamika seperti roller coaster yang tetap terasa menyatu secara emosional.
Proses Produksi: Kolaborasi Hangat dan Kolektif
Album ini diproduksi secara kolektif oleh T Records, melibatkan banyak teman musisi di berbagai tahap produksi—mulai dari aransemen musik, rekaman vokal, hingga mixing dan mastering. Proses kolaboratif ini membuat album terdengar fresh, organik, dan matang, tanpa kehilangan karakter khas TERUNA.
Keberagaman lirik dan aransemen membuat “A Day At The Museum” menjadi karya yang kaya suasana: dari yang ringan, emosional, penuh refleksi, hingga yang berseni tinggi.
Harapan TERUNA untuk Pendengar
Melalui album ini, TERUNA berharap lagu-lagu di dalamnya dapat menjadi bagian dari sejarah pribadi pendengarnya.
“Kami ingin album ini menjadi pengingat, menjadi bagian dari cerita hidup pendengar, anak, cucu, teman-teman, hingga generasi berikutnya.”
Album ini memang dirancang sebagai perjalanan waktu—tempat pendengar dapat menaruh kenangan, mengingat, dan memahami kembali cerita-cerita yang pernah terjadi dalam hidup.
Rilis Digital dan Visual Pendukung
“A Day At The Museum” sudah resmi dirilis di seluruh platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, iTunes, dan lainnya. Bersamaan dengan itu, TERUNA juga menyiapkan berbagai konten visual, mulai dari Music Video, Lyric Video, hingga Visualizer, yang bisa disaksikan di YouTube resmi TERUNA.

Belum ada Komentar untuk "TERUNA Rilis Album Ketiga “A Day At The Museum”: Perjalanan Emosional Melalui 15 Karya Penuh Cerita"
Posting Komentar